Banjarnegara — Tiga dosen Pascasarjana UIN SAIZU hadir sebagai dosen tamu di STAI Tanbihul Ghofilin dalam kegiatan yang digelar pada Kamis, 4 Desember 2025. Acara dibuka dengan penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) antara kedua institusi, sebagai wujud komitmen memperkuat kolaborasi akademik, pendidikan, dan pemberdayaan masyarakat. Prosesi tersebut dihadiri langsung oleh Ketua STAI Tanbihul Ghofilin, KH. Mohammad Hamzah Hasan.

Selepas penandatanganan MoU, dilanjutkan dengan program Visiting Lecturer yang menghadirkan tiga akademisi dari UIN SAIZU: Dr. Attabik, M.Ag (Wadir Pascasarjana), dan Dr. Ida Nurlaeli (Kaprodi S2 Ekonomi Syariah). Dalam sesi kuliah tamu, Dr. Attabik mengangkat tema Tasawuf dan Perkembangannya, memberikan perspektif mendalam tentang spiritualitas Islam dan relevansinya dalam pengembangan karakter religius di kalangan mahasiswa. Sementara itu, Dr. Ida Nurlaeli menyampaikan materi bertema Perkembangan Ekonomi Syariah di Indonesia, membahas dinamika dan tantangan implementasi ekonomi syariah dalam konteks kontemporer.
Kegiatan diikuti dengan antusias oleh mahasiswa pascasarjana STAI Tanbihul Ghofilin. Interaksi dan diskusi berlangsung hangat, mahasiswa terlihat aktif menyimak dan mengajukan pertanyaan kritis terkait tema. Kehadiran dosen tamu diharapkan tidak hanya meningkatkan wawasan akademik, tetapi juga memperkuat jaringan kelembagaan dan kolaborasi penelitian antara UIN SAIZU dan STAI Tanbihul Ghofilin.
Menurut keterangan panitia, kolaborasi ini merupakan bagian dari misi pengabdian masyarakat institusi dan upaya memperluas cakupan pendidikan tinggi berbasis pesantren. Dengan adanya MoU dan program visiting lecturer, kedua kampus berkomitmen membangun sinergi untuk menghadirkan generasi cendekiawan Islam yang kompeten, berintegritas, serta peka terhadap tantangan zaman.
