
Cilacap — Pascasarjana UIN Prof. K.H. Saifuddin Zuhri Purwokerto terus berupaya memperluas akses pendidikan tinggi bagi guru dan praktisi pendidikan. Upaya tersebut diwujudkan melalui kegiatan sosialisasi program Pascasarjana, Rekognisi Pembelajaran Lampau (RPL), serta penjajakan kerja sama yang dilaksanakan di lingkungan Yayasan Al-Mujahidin Cilacap pada Kamis, 13 Agustus 2026, pukul 10.00–12.00 WIB.
Kegiatan tersebut dihadiri oleh tim Pascasarjana UIN Saizu yang terdiri atas Prof. Dr. Rohmat, M.Ag., M.Pd., Ketua Program Studi S3 Studi Islam; Dr. Siswadi, M.Ag., Ketua Program Studi S2 Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah; Dr. M. Slamet Yahya, M.Ag., Ketua Program Studi S2 Pendidikan Agama Islam; Dr. Akhmad Sulaiman, M.Pd., dosen Pascasarjana; serta Marhazal Wafie, staf Pascasarjana UIN Saizu.
Dalam sosialisasi tersebut, tim Pascasarjana memperkenalkan berbagai program studi yang dapat menjadi pilihan bagi masyarakat, terutama para pendidik yang ingin meningkatkan kompetensi profesional dan kualifikasi akademik. Saat ini, Pascasarjana UIN Saizu memiliki sembilan program studi yang terdiri atas delapan program magister dan satu program doktor.
Delapan program magister tersebut meliputi S2 Ekonomi Syariah, S2 Hukum Ekonomi Syariah, S2 Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah, S2 Pendidikan Agama Islam, S2 Komunikasi dan Penyiaran Islam, S2 Manajemen Pendidikan Islam, S2 Pendidikan Islam Anak Usia Dini, serta S2 Ilmu Al-Qur’an dan Tafsir. Sementara itu, pada jenjang doktor tersedia Program Studi S3 Studi Islam.
Salah satu program yang mendapat perhatian khusus dalam kegiatan tersebut adalah Rekognisi Pembelajaran Lampau atau RPL. Program ini memberikan kesempatan kepada guru, pengelola lembaga pendidikan, aparatur, maupun praktisi yang telah memiliki pengalaman dan kompetensi profesional untuk memperoleh pengakuan akademik atas capaian pembelajaran yang telah dimiliki sebelumnya.
Melalui mekanisme RPL, pengalaman kerja, pendidikan, pelatihan, maupun aktivitas profesional yang relevan dapat diajukan untuk dinilai dan direkognisi sebagai bagian dari capaian pembelajaran. Dengan demikian, peserta tidak harus menempuh seluruh proses perkuliahan dari awal apabila sebagian kompetensi yang disyaratkan dalam kurikulum telah dimiliki dan dapat dibuktikan melalui asesmen.
“Program RPL ini memberi kesempatan bagi orang-orang yang memang telah memiliki kompetensi dari kompetensi yang dituntut Pascasarjana untuk menyelesaikan pendidikan lebih cepat. Bisa satu tahun atau satu setengah tahun,” jelas Dr. Akhmad Sulaiman.
Bagi para guru, program RPL menjadi salah satu alternatif yang cukup relevan karena pengalaman mengajar, pengelolaan lembaga, pelatihan, dan berbagai aktivitas profesional yang telah dijalani selama bertahun-tahun dapat menjadi bagian penting dalam proses rekognisi. Pengalaman tersebut tidak hanya dipandang sebagai rekam jejak pekerjaan, tetapi juga dapat dinilai sebagai capaian pembelajaran sepanjang memenuhi ketentuan yang berlaku.
Pada tahun 2026, jalur RPL Pascasarjana UIN Saizu tersedia pada enam program magister, yaitu S2 Manajemen Pendidikan Islam, S2 Pendidikan Agama Islam, S2 Komunikasi dan Penyiaran Islam, S2 Hukum Ekonomi Syariah, S2 Ekonomi Syariah, dan S2 Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah. Pilihan tersebut memberi kesempatan kepada calon mahasiswa untuk menyesuaikan program studi dengan latar belakang pendidikan, pengalaman kerja, dan bidang kompetensi masing-masing.
Selain memperkenalkan RPL, kegiatan ini juga menjadi sarana untuk membangun komunikasi dan membuka peluang kerja sama antara Pascasarjana UIN Saizu dan Yayasan Al-Mujahidin Cilacap. Sinergi tersebut diharapkan dapat mendukung peningkatan kualitas sumber daya manusia, khususnya bagi para guru dan pengelola lembaga pendidikan yang ingin melanjutkan studi ke jenjang yang lebih tinggi.
Kegiatan sosialisasi ini menjadi bagian dari komitmen Pascasarjana UIN Saizu untuk mendekatkan layanan pendidikan kepada masyarakat. Pascasarjana tidak hanya menunggu calon mahasiswa datang ke kampus, tetapi juga aktif hadir di tengah lembaga pendidikan untuk memberikan informasi mengenai pilihan studi dan jalur pendidikan yang lebih adaptif terhadap pengalaman profesional.
Melalui program RPL dan penguatan kerja sama kelembagaan, Pascasarjana UIN Saizu berharap semakin banyak guru dan praktisi pendidikan memperoleh kesempatan untuk meningkatkan kualifikasi akademik secara lebih fleksibel. Kompetensi dan pengalaman yang telah mereka bangun selama ini dapat menjadi pijakan penting untuk melanjutkan pengembangan diri pada jenjang pendidikan yang lebih tinggi.
