
Pelaksanaan Ujian Wawancara Calon Mahasiswa Baru
Purwokerto — Pascasarjana Universitas Islam Negeri (UIN) Prof. K.H. Saifuddin Zuhri (Saizu) Purwokerto kembali menegaskan perannya sebagai institusi pendidikan tinggi Islam yang unggul dan berdaya saing melalui penyelenggaraan Ujian Masuk Mahasiswa Baru Program Magister (S2) dan Doktor (S3) Semester Genap Tahun Akademik 2025/2026. Proses seleksi tersebut dilaksanakan pada Selasa, 13 Januari 2026, dengan jumlah peserta mencapai 91 pendaftar yang berasal dari beragam latar belakang dan wilayah.
Tahapan seleksi dilaksanakan dalam dua sesi. Sesi pertama berupa Ujian Berbasis Komputer (Computer Based Test/CBT) yang disusun secara sistematis dan terstandar untuk mengukur kemampuan calon mahasiswa dalam bidang wawasan keislaman, potensi akademik, Bahasa Arab, dan Bahasa Inggris. Ujian CBT ini diselenggarakan di sejumlah fasilitas kampus, yakni Laboratorium Komputer 1 dan 2, Laboratorium Bahasa 1 dan 2, serta Laboratorium Komputer Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (FEBI), dengan dukungan fasilitas yang representatif dan pengawasan yang optimal.
Sesi berikutnya adalah ujian wawancara yang diarahkan pada pendalaman orientasi studi serta penilaian kualitas proposal tesis. Wawancara dilaksanakan di Gedung Pascasarjana UIN Saizu, tepatnya di Ruang Ujian Doktor dan Ruang PPS 13. Melalui tahapan ini, Pascasarjana UIN Saizu berupaya menilai kesiapan akademik, keselarasan minat studi, serta komitmen calon mahasiswa dalam mengembangkan budaya riset dan tradisi keilmuan.
Dari total 91 pendaftar, tercatat 78 orang mendaftar pada Program Magister (S2) dan 13 orang pada Program Doktor (S3). Jumlah tersebut menunjukkan tingginya minat masyarakat, sekaligus mencerminkan kepercayaan terhadap kualitas akademik, kompetensi dosen, serta reputasi Pascasarjana UIN Saizu sebagai perguruan tinggi Islam yang terus bertumbuh dan responsif terhadap dinamika global.
Jumlah pendaftar yang mencapai 91 orang dinilai cukup signifikan, mengingat penerimaan mahasiswa baru ini berlangsung pada semester genap. Hal tersebut menunjukkan tingginya minat calon mahasiswa terhadap Pascasarjana UIN Saizu Purwokerto. Eri Nur Shofi’i, salah satu pendaftar Program Studi S-3 Studi Islam, mengungkapkan alasannya memilih UIN Saizu dengan mengatakan, “Saya tertarik kuliah di sini sebab pertama saya telah mempelajari semua mata kuliah yang di pelajari di S-3 (sini) sehingga saya tertarik. Kemudian yang kedua, saya telah melihat visi dan misi UIN Saizu (sehingga saya tertarik) dan yang ketiga di sini sudah banyak profesornya.”
Saat ini, Pascasarjana UIN Saizu Purwokerto mengelola sembilan program studi yang terdiri atas delapan Program Studi Magister dan satu Program Studi Doktor dengan capaian akreditasi yang membanggakan. Program Magister tersebut meliputi Magister Hukum Ekonomi Syariah (Akreditasi A), Magister Manajemen Pendidikan Islam (Akreditasi A), Magister Pendidikan Agama Islam (Akreditasi Unggul), Magister Guru Pendidikan Madrasah Ibtidaiyah (Akreditasi Unggul), Magister Komunikasi dan Penyiaran Islam (Akreditasi B), Magister Ekonomi Syariah (Akreditasi B), Magister Pendidikan Islam Anak Usia Dini (Akreditasi Baik), serta Magister Ilmu al-Qur’an dan Tafsir (Akreditasi Baik).
Sementara itu, Program Studi Doktor Studi Islam telah meraih akreditasi Baik Sekali. Capaian ini semakin menegaskan komitmen Pascasarjana UIN Saizu dalam menyelenggarakan pendidikan doktoral yang berkualitas, berbasis riset, serta berkontribusi pada pengembangan keilmuan Islam yang integratif dan kontekstual.
Didukung oleh tenaga dosen berkualifikasi doktor dan profesor, suasana akademik yang kondusif, serta jejaring kerja sama nasional dan internasional yang terus diperluas, Pascasarjana UIN Saizu Purwokerto berkomitmen menjadi destinasi utama studi lanjut bagi akademisi, praktisi, dan peneliti yang ingin meningkatkan kapasitas keilmuan dan profesionalisme di bidang studi Islam dan keislaman.
