
Dr. Supadi bersama dewan penguji disertasi
Purwokerto, Pascasarjana Universitas Islam Negeri (UIN) Prof. K.H. Saifuddin Zuhri (Saizu) Purwokerto kembali mengadakan ujian promosi doktor. Ini merupakan promposi doctor ke-84 dengan promovendus atas nama Supadi. Ujian tersebut berlangsung di Ruang Ujian Doktor Lantai 1 Pascasarjana UIN Saizu Purwokerto dari pukul 08.00 hingga 11.00 WIB.
Pada ujian promosi tersebut, Supadi yang merupakan dosen program studi Keperawatan mempresentasikan disertasinya yang berjudul “Implementasi Konsep Caring Jean Watson dan Al-Ghazâlî dalam Penanganan Kecemasan pada Pasien Sindrome Koroner Akut di Rumah Sakit Margono Soekarjo Purwokerto.” Disertasi ini mengusung pendekatan integratif antara ilmu keperawatan modern dan pemikiran tasawuf klasik dalam konteks pelayanan kesehatan.
Tim penguji yang menguji ujian promosi ini terdiri dari Prof. Dr. Fauzi, M.Ag.; Prof. Dr. Rohmat, M.Ag.; Prof. Dr. Achmad Shiddiq, M.H., M.H.I; Prof. Mekar Dwi Anggraeni, Ph.D.; Prof. Dr. Abdul Basit, M.Ag.; Prof. Dr. Sulkhan Chakim, M.M.; Dr. Sumiarti, M.Ag.; dan Prof. Dr. Moh. Roqib, M.Ag.
Dalam presentasinya, Supadi menjelaskan bahwa penelitiannya bertujuan untuk mengintegrasikan konsep Caring Jean Watson dengan pemikiran Imam Al-Ghazali. Integrasi ini didasarkan pada teori integrasi-interkoneksi Prof. M. Amin Abdullah yang menghubungkan ilmu agama dan sains secara dialogis, yang kemudian diterapkan langsung pada pasien Sindrom Koroner Akut (SKA) di Rumah Sakit Margono Soekarjo Purwokerto.
Caring dalam konteks ilmu keperawatan dipahami sebagai sikap kepedulian perawat terhadap pasien dalam pemberian asuhan keperawatan yang dilaksanakan dengan profesionalisme, kesungguhan hati, keikhlasan, dan kasih sayang. Kepedulian tersebut terwujud dalam komunikasi terapeutik, dukungan yang optimal, dan perawatan langsung pada pasien. Sementara itu, dalam pandangan Al-Ghazali, kepedulian tercermin dalam praktik spiritual seperti ‘uzlah, riyadhah, tafakkur, dan muraqabah.
Model integrasi konsep Caring Jean Watson dan Imam Al-Ghazali yang dikembangkan dalam disertasi ini menggambarkan pemenuhan kebutuhan pasien secara menyeluruh, meliputi aspek fisik, psikologis, sosial, intrapersonal, hingga spiritual. Pendekatan ini menghasilkan model caring biopsiko-spiritual Islami yang menjadi ciri khas penelitian ini.
Dari hasil penelitiannya, Supadi menyimpulkan bahwa penerapan integrasi kedua konsep tersebut memberikan dampak positif yang signifikan terhadap kondisi pasien. Ia menjelaskan, “Terdapat penurunan yang signifikan pada tanda-tanda vital (tekanan darah, nadi, pernapasan) yang menunjukkan perbaikan menuju kondisi normal pada pasien yang diberikan implementasi konsep caring Jean Watson dan Imam Al Ghazali pada pasien dengan SKA di RSMS Purwokerto.”
Disertasi ini memberikan kontribusi penting dalam pengembangan ilmu keperawatan dan studi Islam, khususnya dalam memperkuat pendekatan pelayanan kesehatan yang holistik, humanistik, dan berbasis nilai-nilai spiritual Islam. Penelitian ini juga menegaskan peran Pascasarjana UIN Saizu Purwokerto sebagai lembaga akademik yang mampu menjembatani sains dan agama dalam merespons tantangan masyarakat.
Dengan dukungan dari dosen dan promotor bergelar doktor dan profesor, suasana akademik yang kondusif, serta komitmen yang kuat terhadap pengembangan riset integratif, Pascasarjana UIN Saizu Purwokerto terus membuktikan dirinya sebagai lembaga pendidikan doktoral yang unggul dan menghasilkan karya ilmiah yang inovatif, aplikatif, dan berdampak luas dalam pengembangan ilmu pengetahuan dan kemanusiaan.
