
Purwokerto- Prestasi membanggakan kembali ditorehkan dosen UIN Prof. K.H. Saifuddin Zuhri (UIN Saizu) Purwokerto. Guru Besar Bidang Pendidikan, Prof. Tutuk Ningsih, dipercaya sebagai reviewer nasional dalam program Litapdimas yang berada di bawah Direktorat Jenderal Pendidikan Islam Kementerian Agama RI.
Penugasan tersebut tercantum dalam daftar reviewer Seminar Proposal Bantuan Penelitian Berbasis Standar Biaya Keluaran (SBK) Tahun Anggaran 2026. Dalam daftar itu, Prof. Tutuk Ningsih mewakili UIN Saizu Purwokerto pada bidang Tarbiyah dan Ilmu Pendidikan.
Kegiatan penilaian proposal berlangsung selama tiga hari di Hotel Luminor Jakarta dan menjadi bagian penting dari proses seleksi hibah penelitian dosen yang diajukan melalui sistem daring resmi Kementerian Agama. Seminar proposal sendiri digelar pada 21–22 April 2026 dengan melibatkan berbagai Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri (PTKIN) dan swasta di Indonesia.
Dalam kegiatan tersebut, Prof. Tutuk Ningsih bertugas sebagai reviewer bersama Prof. Siti Nurul Azkiyah, khususnya di Ruang Sidang RM06. Ia melakukan penilaian terhadap sejumlah proposal lintas institusi, termasuk pada klaster DUDI (Dunia Usaha dan Dunia Industri) serta penelitian kolaboratif antar perguruan tinggi.
“Menjadi reviewer adalah amanah yang berat karena harus menilai secara objektif seluruh proposal yang diajukan, baik dari PTKIN maupun PTKI swasta di bawah Kementerian Agama,” ujar Prof. Tutuk Ningsih.
Program Litapdimas mengarahkan pendanaan riset pada sejumlah prioritas nasional dan penguatan mutu pendidikan tinggi keagamaan Islam. Fokus penelitian meliputi penguatan moderasi beragama, integrasi keilmuan Islam dan sains, inovasi pendidikan dan pengajaran dan peningkatan kapasitas sosial keagamaan masyarakat.
Selain itu, studi kebijakan pendidikan Islam, pengembangan ekonomi syariah dan wakaf produktif serta isu kontemporer seperti gender, lingkungan, dan teknologi. Peran reviewer dinilai sangat strategis karena menjadi garda depan dalam menjamin kualitas dan kelayakan proposal, sekaligus menentukan arah pengembangan riset keislaman di Indonesia.
Keterlibatan Prof. Tutuk Ningsih sebagai reviewer nasional menjadi bentuk pengakuan atas kapasitas akademik, rekam jejak penelitian, serta kontribusinya dalam dunia pendidikan tinggi. Proses seleksi reviewer Litapdimas sendiri dikenal ketat, dengan mempertimbangkan publikasi ilmiah, pengalaman riset, serta kompetensi keilmuan.
Penunjukan ini tidak hanya menjadi kebanggaan personal, tetapi juga mengangkat reputasi UIN Saizu sebagai kampus yang aktif berkontribusi di tingkat nasional. Sebagai dosen Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (FEBI), Prof. Tutuk Ningsih menunjukkan implementasi nyata tridharma perguruan tinggi.
Ia tidak hanya berperan dalam pendidikan dan penelitian, tetapi juga berkontribusi strategis dalam penguatan ekosistem riset nasional. Peran ini juga membuka peluang memperluas jejaring akademik, memahami tren penelitian terkini, serta mendorong peningkatan kapasitas dosen muda di lingkungan PTKIN maupun PTKI swasta.
Dengan capaian tersebut, UIN Saizu Purwokerto semakin menegaskan posisinya sebagai perguruan tinggi unggul yang konsisten berkontribusi dalam pengembangan ilmu pengetahuan, riset, dan pengabdian kepada masyarakat. (AR)
Kampus Desa Mendunia!
