Alumni Program Doktor Pascasarjana UIN Saizu Raih Gelar Profesor Honoris Causa dari Universitas di Malaysia

Purwokerto — Prestasi membanggakan kembali diraih oleh alumni Program Doktor (S3) Studi Islam Pascasarjana UIN Prof. K.H. Saifuddin Zuhri (UIN Saizu) Purwokerto. Salah satu alumninya, Prof. (HC) Dr. Dimas Indiato S., M.Pd.I, dianugerahi gelar Profesor Honoris Causa (HC) dalam bidang Pendidikan dan Kebudayaan oleh Asean University International (AUI). Prosesi penganugerahan tersebut dilaksanakan pada 5 Maret 2026 di Kuala Lumpur, Malaysia.

Penghargaan akademik tersebut diberikan sebagai bentuk pengakuan atas kontribusi dan dedikasi Dimas Indiato dalam pengembangan pendidikan serta penguatan nilai-nilai kebudayaan di tengah masyarakat. Kiprah beliau selama ini dinilai memiliki dampak yang signifikan dalam pengembangan pemikiran pendidikan yang berbasis pada nilai-nilai budaya lokal dan tradisi intelektual Nusantara.

Komitmen tersebut juga tercermin dalam karya akademiknya. Disertasinya yang dipromosikan pada 2 Juli 2025 berjudul *“Pendidikan Islam Nusantara (Kajian Filosofis dalam Serat Centini Karya Susuhunan Pakubuwana V)”. Melalui penelitian tersebut, Dimas berupaya merevitalisasi nilai-nilai budaya tradisional sebagai fondasi bagi pengembangan pendidikan Islam di era kontemporer.

Menurutnya, karya-karya sastra klasik Nusantara memiliki potensi besar sebagai sumber rujukan dalam pengembangan materi pembelajaran Pendidikan Agama Islam.

“Teks sastra klasik bisa dijadikan pijakan untuk materi-materi sumber pembelajaran PAI,” ujarnya.

Selain aktif dalam dunia akademik, Dimas Indiato juga dikenal sebagai sosok yang memiliki keterikatan dengan tradisi budaya Jawa. Ia diangkat sebagai pujangga Keraton Surakarta pada Januari 2026 dan memperoleh gelar kehormatan K.R.H.A. Dimas Indianto Sastronagoro sebagai bentuk penghargaan atas dedikasinya dalam bidang kebudayaan.

Menanggapi penganugerahan gelar kehormatan tersebut, Prof. Dimas Indiato yang juga merupakan dosen di Fakultas Tarbiyah dan ilmu Keguruan UIN Saizu Purwokerto menyampaikan rasa syukur serta harapannya agar penghargaan ini menjadi motivasi untuk terus berkarya dan memberikan kontribusi yang lebih luas bagi masyarakat.

“Alhamdulillah barangkali ini hadiah dari Tuhan setelah lebih dari satu dekade bergiat di bidang pendidikan dan kebudayaan. Semoga apresiasi ini menjadi pemantik untuk lebih berkarya dan berkontribusi ke depannya,” ungkapnya.

Gelar Profesor Honoris Causa merupakan penghargaan akademik tertinggi yang diberikan oleh perguruan tinggi kepada tokoh yang dinilai memiliki kontribusi luar biasa dalam bidang tertentu, baik dalam pengembangan ilmu pengetahuan, pendidikan, maupun pengabdian kepada masyarakat.

Pencapaian ini menjadi kebanggaan bagi keluarga besar Pascasarjana UIN Saizu Purwokerto, khususnya Program Studi S3 Studi Islam, karena menunjukkan bahwa para alumninya mampu memberikan kontribusi nyata serta memperoleh pengakuan di tingkat internasional.

Keberhasilan tersebut diharapkan dapat menjadi inspirasi bagi mahasiswa dan alumni Pascasarjana UIN Saizu untuk terus mengembangkan keilmuan, memperluas kontribusi sosial, serta membawa nama baik almamater di berbagai bidang pengabdian dan profesi.