Pascasarjana UIN Saizu Matangkan Persiapan Program Rekognisi Pembelajaran Lampau (RPL) Jenjang S-2

PURWOKERTO — Pascasarjana Universitas Islam Negeri Profesor Kiai Haji Saifuddin Zuhri (UIN Saizu) Purwokerto bergerak cepat dan responsif dalam menjawab dinamika perkembangan sistem pendidikan tinggi mutakhir. Dalam upaya memperluas akses pendidikan yang inklusif, fleksibel, serta adaptif terhadap kebutuhan dunia kerja, Pascasarjana UIN Saizu menggelar rapat koordinasi strategis guna mematangkan persiapan teknis dan akademik penyelenggaraan Program Rekognisi Pembelajaran Lampau (RPL). Rapat penting tersebut dilaksanakan pada Selasa, 21 Juli 2026, bertempat di Ruang PPS 13, mulai pukul 08.00 hingga 09.30 WIB.
Pertemuan berskala manajerial ini dihadiri oleh jajaran pimpinan dan tim teknis pengembang program. Hadir secara langsung Ketua Pelaksana Program RPL, Prof. Dr. Khusnul Khotimah; Sekretaris Pelaksana Program RPL, Dr. Ida Nurlaeli; serta Ketua Pusat Kurikulum dan Pembelajaran Lembaga Penjamin Mutu (LPM), Dr. M. Nurhalim. Diskusi interaktif ini juga diikuti oleh para Ketua dan Sekretaris Program Studi  di lingkungan Pascasarjana UIN Saizu, Kepala Subbagian Tata Usaha (Kasubag TU), jajaran tenaga kependidikan, hingga Tim Teknologi Informasi dan Pangkalan Data (TIPD) UIN Saizu.
Secara konseptual, Program Rekognisi Pembelajaran Lampau (RPL) merupakan mekanisme pengakuan resmi atas capaian pembelajaran seseorang yang diperoleh dari pendidikan nonformal, informal, maupun pengalaman kerja profesional untuk dikonversi ke dalam satuan pendidikan formal. Melalui skema ini, berbagai pelatihan, rekam jejak pengabdian, hingga portofolio karya yang telah dihasilkan oleh para praktisi di lapangan akan dinilai secara objektif dan dikonversikan menjadi Satuan Kredit Semester (SKS) perkuliahan. Langkah konversi ini secara signifikan memangkas kewajiban mengulang mata kuliah dasar yang telah dikuasai melalui pengalaman praktis, sehingga masa studi dapat ditempuh secara jauh lebih efektif.
Dalam pembahasan rapat, penetapan skema RPL pada jenjang Magister (S2) disoroti sebagai inovasi pendidikan yang sangat strategis. Bagi para calon mahasiswa yang memiliki rekam jejak pekerjaan, pengalaman manajerial, atau kualifikasi profesional yang relevan dengan program studi yang dituju, masa studi S2 yang pada umumnya ditempuh selama dua tahun kini dapat diselesaikan hanya dalam waktu satu tahun atau dua semester. Hal ini menjadi solusi konkrit bagi para profesional yang ingin meningkatkan kualifikasi akademik tanpa harus mengorbankan waktu kerja mereka secara berlebihan.
“Melalui Program RPL ini, S2 memungkinkan ditempuh selama dua semester, tetapi setelah proses konversi yang hati-hati.” tegas Prof. Dr. Khusnul.
Guna menjamin mutu akademik dan akuntabilitas sistem, agenda rapat di Ruang PPS 13 tersebut mendiskusikan secara mendalam berbagai aspek krusial penjaminan mutu. Pembahasan meliputi penyusunan instrumen asesmen dan evaluasi diri, penetapan kriteria portofolio calon mahasiswa, pemetaan rubrik konversi SKS yang transparan, hingga penyiapan infrastruktur digital oleh Tim TIPD agar proses pendaftaran serta asesmen RPL dapat berjalan secara terintegrasi dan akuntabel.
Bagi Anda para profesional, pendidik, birokrat, maupun praktisi di berbagai bidang yang berencana mengupgrade kualifikasi pendidikan ke jenjang S2 tanpa terkendala durasi waktu studi yang panjang, Program Pascasarjana UIN Saizu melalui jalur RPL merupakan jawaban dan pilihan yang sangat tepat. Rekam jejak karya dan pengalaman kerja berharga yang telah Anda bangun kini dihargai secara layak untuk mempercepat raihan gelar Magister berkualitas dalam kurun waktu satu tahun saja. Jangan lewatkan kesempatan emas ini untuk mengakselerasi karier dan kapasitas keilmuan Anda. Segera daftarkan diri Anda di Pascasarjana UIN Saizu Purwokerto dan wujudkan masa depan akademik yang lebih cerah bersama kami.

Leave a Reply