
Purwokerto – Pascasarjana UIN Prof. K.H. Saifuddin Zuhri (UIN Saizu) Purwokerto resmi menutup rangkaian kegiatan Shortcourse Interfaith Islamic Studies yang telah berlangsung selama tiga hari, 13–16 Juli 2026, di Ruang PPs 9 Pascasarjana UIN Saizu Purwokerto. Program internasional ini menjadi bagian dari komitmen Pascasarjana UIN Saizu dalam memperkuat wawasan keislaman yang inklusif, dialogis, dan berperspektif global melalui pengkajian hubungan Islam dan Kristen.
Selama pelaksanaan kegiatan, peserta mengikuti berbagai sesi yang menghadirkan akademisi dan praktisi lintas agama dengan kepakaran di bidang studi Islam, Kekristenan, dan dialog antaragama. Setiap sesi dirancang untuk memberikan pemahaman historis sekaligus refleksi akademik mengenai perkembangan hubungan Islam dan Kristen dari masa ke masa.
Selama pelaksanaan Shortcourse Interfaith Islamic Studies, peserta mengikuti delapan materi utama yang disusun secara sistematis untuk memberikan pemahaman komprehensif mengenai sejarah, perkembangan pemikiran, serta dinamika hubungan Islam dan Kristen. Adapun materi yang disampaikan meliputi:
Materi Short Course
- The Christian Background to the Coming of Islam
Mengulas kondisi sosial, politik, dan keagamaan dunia Kristen sebelum kemunculan Islam serta pengaruhnya terhadap terbentuknya relasi awal antara kedua tradisi agama.
- The Changing Balance of Power: Mission and Imperialism?
Membahas perubahan hubungan Islam dan Kristen dalam konteks ekspansi kekuasaan, aktivitas misi keagamaan, dan kolonialisme yang membentuk dinamika hubungan antarumat beragama.
- The Islamic Impact
Menjelaskan kontribusi peradaban Islam terhadap perkembangan ilmu pengetahuan, filsafat, kebudayaan, dan peradaban dunia, termasuk pengaruhnya terhadap masyarakat Barat.
- The Medieval Period I: Confrontation or Interaction in the East?
Mengkaji hubungan Islam dan Kristen di kawasan Timur pada abad pertengahan, baik dalam bentuk konflik maupun kerja sama di bidang sosial, budaya, dan intelektual.
- The Medieval Period II: Confrontation or Interaction in the West?
Menganalisis dinamika interaksi Islam dan Kristen di kawasan Barat pada era abad pertengahan, termasuk pengaruh Perang Salib, pertukaran intelektual, dan perkembangan hubungan antarperadaban.
- New Thinking in the 19th/13th and 20th/14th Centuries
Membahas lahirnya paradigma baru dalam hubungan Islam dan Kristen pada abad ke-19 hingga ke-20, yang ditandai dengan berkembangnya dialog antaragama, saling pengertian, dan kerja sama lintas iman.
- Global Visions in Contestation: Jesuits and Muslims in the Age of Empires
Mengulas interaksi antara komunitas Jesuit dan umat Islam pada masa kekaisaran, serta bagaimana perjumpaan tersebut membentuk perspektif global mengenai agama, budaya, dan hubungan antarperadaban.
Dr. Akhmad Sulaiman, dosen UIN Saizu sekaligus panitia kegiatan, menyampaikan bahwa shortcourse ini diharapkan menjadi ruang pembelajaran yang mempertemukan berbagai perspektif akademik sehingga peserta mampu memahami relasi antaragama secara lebih utuh.
“Melalui Shortcourse Interfaith Islamic Studies ini, kami ingin menghadirkan ruang belajar yang mendorong peserta memahami sejarah relasi antaragama secara objektif dan akademis. Dialog yang baik selalu diawali dengan pemahaman yang benar terhadap pihak lain,” ujarnya.
Penutupan rangkaian Shortcourse Interfaith Islamic Studies menjadi penegas komitmen Pascasarjana UIN Saizu dalam membangun atmosfer akademik bertaraf internasional sekaligus memperkuat implementasi moderasi beragama melalui dialog dan kolaborasi lintas iman. Melalui program-program akademik internasional seperti ini, Pascasarjana UIN Saizu terus memperluas jejaring global, menghadirkan ruang diskusi yang inklusif, serta mendukung terwujudnya visi UIN Saizu sebagai perguruan tinggi Islam yang unggul, progresif, dan integratif di tingkat internasional.
