
Purwokerto — Program Studi Magister Hukum Ekonomi Syariah (MHES) Pascasarjana UIN Prof. K.H. Saifuddin Zuhri Purwokerto kembali menunjukkan langkah progresif dalam memperkuat jejaring akademik global melalui penyelenggaraan visiting lecturer bertaraf internasional pada Kamis, 9 April 2026. Kegiatan ini menjadi wujud komitmen UIN Saizu dalam menghadirkan proses pembelajaran yang adaptif, kolaboratif, dan selaras dengan dinamika perkembangan global.
Perkuliahan diselenggarakan secara hybrid dengan memadukan kehadiran langsung dan daring melalui Zoom Meeting. Bertempat di Ruang Ujian Doktor Pascasarjana UIN Saizu, hadir secara langsung Prof. Dr. Supani, MA dan Prof. Dr. Nita Triana, S.H., M.Si. bersama mahasiswa MHES. Di sisi lain, narasumber internasional Dr. Osman Bin MD Rasip beserta mahasiswa dari Universiti Malaya mengikuti kegiatan secara daring dari Malaysia.
Kegiatan yang berlangsung pada pukul 15.00 hingga 17.00 WIB ini mengusung tema Transformasi Wakaf Digital: Studi Perbandingan Malaysia dan Indonesia. Tema tersebut diangkat sebagai respons terhadap pesatnya perkembangan teknologi digital yang turut memengaruhi pengelolaan wakaf di berbagai negara, termasuk Indonesia dan Malaysia yang memiliki karakteristik sistem hukum dan praktik sosial yang berbeda.
Dalam pemaparannya, Prof. Dr. Supani, MA mengulas perkembangan regulasi serta praktik wakaf di Indonesia, termasuk peluang dan tantangan dalam penerapan wakaf digital. Ia menegaskan bahwa pemanfaatan teknologi dapat menjadi langkah strategis untuk meningkatkan transparansi, akuntabilitas, serta partisipasi masyarakat dalam pengelolaan aset wakaf.
Sementara itu, Dr. Osman Bin MD Rasip memaparkan pengalaman Malaysia dalam mengembangkan sistem wakaf berbasis digital yang telah terintegrasi dengan kebijakan pemerintah dan lembaga keuangan. Ia menekankan pentingnya sinergi antara regulasi, pemanfaatan teknologi, serta kepercayaan publik dalam membangun ekosistem wakaf yang berkelanjutan.

Diskusi berlangsung secara interaktif dengan dipandu oleh Prof. Dr. Nita Triana, S.H., M.Si. yang mampu mengarahkan jalannya dialog secara sistematis dan mendalam. Para mahasiswa turut berpartisipasi aktif dengan mengajukan berbagai pertanyaan, khususnya terkait implementasi teknis wakaf digital, perbandingan aspek hukum lintas negara, hingga peluang kolaborasi riset antara Indonesia dan Malaysia.
Kegiatan ini tidak sekadar menjadi forum akademik, tetapi juga menjadi wadah strategis dalam memperkuat kerja sama internasional antara UIN Saizu Purwokerto dan Universiti Malaya. Interaksi yang terbangun selama kegiatan diharapkan dapat membuka peluang kolaborasi lanjutan, baik dalam bidang penelitian, pertukaran akademik, maupun pengembangan kurikulum yang berorientasi global.

Lebih lanjut, pelaksanaan visiting lecturer ini merupakan bagian dari implementasi visi pimpinan universitas dalam mendorong internasionalisasi pendidikan tinggi. Dalam salah satu pidatonya, rektor UIN Saizu menyampaikan, “Kita yakin perguruan tinggi diukur dari 2 hal: reputasi akademik dan reputasi riset.” Pernyataan tersebut menegaskan bahwa kualitas pembelajaran harus berjalan seimbang dengan produktivitas riset guna membangun daya saing di tingkat global.
Semangat tersebut tercermin dalam berbagai program unggulan Pascasarjana UIN Saizu yang terus menghadirkan inovasi kegiatan akademik, seperti kuliah tamu internasional, seminar global, serta kolaborasi riset lintas negara. Upaya ini menjadi bagian penting dalam meningkatkan rekognisi internasional sekaligus memperkuat posisi UIN Saizu sebagai perguruan tinggi Islam yang modern dan kompetitif.
Dengan terselenggaranya kegiatan ini, Pascasarjana UIN Saizu Purwokerto semakin menegaskan perannya sebagai pusat pengembangan keilmuan yang tidak hanya berorientasi lokal, tetapi juga memiliki cakupan global. Kehadiran narasumber internasional serta pengangkatan tema-tema aktual menjadi bukti bahwa UIN Saizu terus bertransformasi menghadirkan pendidikan yang inovatif dan relevan dengan tantangan zaman.
Ke depan, Prodi MHES bersama Pascasarjana UIN Saizu berkomitmen untuk terus memperluas jejaring kerja sama internasional dan menghadirkan lebih banyak program akademik berkualitas. Dengan semangat kolaborasi dan inovasi, UIN Saizu optimis dapat menjadi salah satu perguruan tinggi unggulan yang berkontribusi signifikan dalam pengembangan hukum ekonomi syariah, baik di tingkat nasional maupun internasional.
