Pascasarjana UIN Saizu Purwokerto Tambah Empat Profesor Baru

Purwokerto — Pascasarjana UIN Prof. K.H. Saifuddin Zuhri (UIN Saizu) Purwokerto kembali menorehkan prestasi membanggakan dengan bertambahnya empat guru besar baru dari berbagai bidang keilmuan. Pengukuhan tersebut dilaksanakan pada hari Selasa, 14 April 2026 di Auditorium UIN Saizu Purwokerto, mulai pukul 07.30 hingga 11.00 WIB.

Direktur dan sivitas akademika Pascasarjana UIN Saizu Purwokerto secara resmi menyampaikan ucapan selamat dan apresiasi atas pengukuhan empat profesor tersebut. Keempatnya adalah Prof. Dr. H. Achmad Siddiq, S.H., M.H.I., M.H. sebagai Guru Besar Fikih Wakaf, Prof. Dr. H. Supani, S.Ag., M.A. sebagai Guru Besar Hukum Perdata Islam, Prof. Dr. Hariyanto, S.H.I., M.Hum., M.Pd. sebagai Guru Besar Hukum Pemerintahan Daerah, serta Prof. Dr. Hj. Nita Triana, S.H., M.Si. sebagai Guru Besar Hukum Lingkungan.

Pengukuhan ini tidak hanya menjadi kebanggaan bagi Pascasarjana, tetapi juga seluruh keluarga besar UIN Saizu. Kehadiran para profesor baru diharapkan mampu memperkuat tradisi akademik, meningkatkan kualitas penelitian, serta memberikan kontribusi nyata dalam pengembangan ilmu pengetahuan dan pemecahan persoalan umat.

Direktur Pascasarjana, Prof. Roqib, dalam berbagai forum kerap menegaskan pentingnya progresivitas akademik bagi para dosen. Ia menyampaikan, “Jika sudah Magister, maka harus menjadi doktor. Dan jika sudah doktor harus menjadi profesor.” Pernyataan ini menjadi motivasi kuat yang terus digaungkan untuk mendorong semangat peningkatan kualifikasi dan karier akademik di lingkungan Pascasarjana UIN Saizu.

Semangat tersebut tercermin dalam capaian empat guru besar baru ini, yang menjadi bukti nyata komitmen institusi dalam membangun budaya akademik yang unggul, progresif, dan integratif. Dengan bertambahnya jumlah profesor, Pascasarjana UIN Saizu semakin optimis memperkuat perannya sebagai pusat keilmuan yang berkontribusi bagi kemajuan bangsa dan peradaban.

Sebagai penutup, sivitas akademika menyampaikan harapan agar para profesor yang baru dikukuhkan senantiasa berkontribusi dalam pengembangan ilmu dan kemajuan peradaban, serta menjadi inspirasi bagi generasi muda.