Pascasarjana UIN Saizu Purwokerto Promosikan Doktor ke-70 dan Ke-71

Suasana Setelah Promosi doktor di Pascasarjana UIn Saizu Purwokerto

Purwokerto, Pascasarjana UIN Saizu Purwokerto kembali mempromosikan Doktor Studi Islam pada Rabu, 16 Juli 2025. Ini merupakan promosi doktor yang ke 70 dan 71 atas nama Dr. Frendi Fernando pada ujian terbuka pertama dan Dr. Fathan Budiman pada ujian tebuka kedua.

Dr. Fredi berhasil mempertahankan disertasi berjudul Efektivitas Quranic Forgiveness Therapy Berbasis QS Ali Imran 159 dalam Meningkatkan Regulasi Emosi Anak Binaan di Lembaga Pembinaan Khusus Anak (LPKA) Kutoarjo Kabupaten Purwokerto di depan delapan penguji, yaitu Prof. Dr. Ridwan, Dr. Novan Ardi Wiyani, Prof. Dr. Suwito, Dr. Hartono, Prof. Dr. Abdul Mustaqim, Dr. Munawir, Dr. Alief Budiyono, dan Prof. Dr. Abdul Wachid.

Melalui disertasinya, Dr. Frendi berupaya mengintegrasikan antara teori psikoterapi yang berlandaskan pada paradigma Behavioristik dan nilai-nilai yang diperas dari al-Qur’an, khususnya QS Ali Imran: 159. Ia mengatakan “Penelitian ini memberikan kontribusi signifikan terhadap pengembangan pendekatan berbasis nilai-nilai spiritual dalam intervensi psikologis, khususnya di konteks regulasi emosi anak. Pendekatan ini memperkaya litelatur terkait terapi berbasis al-Qur’an yang belum banyak diterapkan secara sistematis.”

Dr. Novan sebagai salah satu penguji disertasi ini menyarankan agar disertasi ini didesiminasi secara luas, seperti bekerjasama dengan pemerintah daerah atau pondok pesantren guna menangani kenakalan anak dan remaja. Temuan disertasi ini bisa menjadi alternatif Solusi, selain dari misalnya solusi barak militer yang diterapkan oleh Dedi Mulyadi di Jawa Barat.

Adapun Dr. Fathan mempertahankan disertasi berjudul manajemen Zakat Daerah di Provinsi Jawa Tengah (Studi pada Badan Amil Zakat Nasional Kabupaten Sragen, Karanganyar, dan Banyumas) di depan tim penguji yang terdiri dari Prof. Dr. Ridwan, Prof. Rohmat, Dr. Achmad Fauzan, Prof. Moh. Roqib, Dr. Novan Ardi Wiyani, Prof, Dr. Sulkhan Hakim, Prof. Dr. Phil. Asfa Widiyanto, dan Dr. Supani.

Dr. Fathan menyoroti pengelolaan zakat pada empat aspek, yaitu perencanaan, pengorganisasian, pengumpulan, pendistribusian, dan pendayagunaan zakat, dan evaluasi. Dengan menyoroti pada empat aspek manajerial dari pengelolaan zakat, Dr. Fathan menawarkan manajemen zakat berbasis digital. Ia mengatakan, “Tawaran konsep manajemen zakat dari hasil penelitian ini adalah konsep manajemen zakat terpadu berbasis digital. Upaya-upaya sistematis dalam perencanaan, pengorganisasian, pelaksanaan, dan evaluasi ditunjangn dengan penggunaan peralatan digital dan sinergisitas yang dibangun oleh Lembaga pengelola zakat.”

Prof. Dr. Ridwan selaku ketua siding ujian terbuka memberikan pesan agar Dr. Fathan melanjutkan produktivitas dan menjadikan gelar doktor sebagai titik awal dari produktivitas.