
PURWOKERTO — Pascasarjana UIN Prof. K.H. Saifuddin Zuhri (UIN Saizu) Purwokerto sukses menyelenggarakan International Seminar and Intellectual Discourse 2026 pada Selasa (2/6/2026) di Ruang Ujian Doktor Pascasarjana UIN Saizu Purwokerto. Kegiatan ini menjadi wadah kolaborasi akademik internasional antara UIN Saizu dan Universiti Sains Islam Malaysia (USIM) dalam memperkuat pengembangan keilmuan, khususnya terkait dakwah, pembangunan manusia, serta publikasi akademik dalam konteks nusantara raya.
Acara dibuka melalui sesi seremonial yang diawali dengan sambutan Ketua Panitia, Dr. Novan Ardi Wiyani. Dalam sambutannya, ia menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah mendukung terselenggaranya kegiatan tersebut sebagai bagian dari upaya memperkuat jejaring akademik internasional.
Sambutan berikutnya disampaikan oleh perwakilan USIM, Associate Professor Dr. Masithah Sulaiman, yang menegaskan pentingnya kolaborasi lintas negara dalam pengembangan ilmu pengetahuan dan penguatan hubungan akademik antara Indonesia dan Malaysia.
Direktur Pascasarjana UIN Saizu, Prof. Dr. Moh. Roqib, M.Ag., dalam sambutannya sekaligus membuka acara secara resmi, menegaskan bahwa seminar internasional ini merupakan bagian dari implementasi visi besar UIN Saizu.
“Ini merupakan bagian dari implementasi visi UIN Saizu sebagai pusat studi Nusantara Raya,” tegas Prof. Roqib.
Setelah sesi pembukaan, kegiatan dilanjutkan dengan seminar internasional bertema “Da’wah and Human Development in Nusantara” yang dimoderatori oleh Dr. Akhmad Sulaiman. Tema ini mengkaji berbagai perspektif tentang dakwah, pembangunan manusia, dan dinamika masyarakat Nusantara dalam konteks akademik kontemporer.
Sesi ini menghadirkan enam narasumber, yaitu Associate Professor Dr. Muhammad Khairi Mahyuddin, Associate Professor Dr. Masithah Sulaiman, Dr. Suhailiza Md. Hamdani, dan Dr. Nik Suhaida Nik Abdul Majid dari USIM, serta Dr. Musta’in dan Prof. Dr. Khusnul Khotimah dari UIN Saizu Purwokerto.
Diskusi berlangsung dinamis dengan beragam perspektif yang memperkaya pemahaman peserta mengenai peran dakwah dalam pembangunan masyarakat Nusantara yang inklusif, moderat, dan berkelanjutan.

Pada sesi ketiga, peserta mengikuti kegiatan Intellectual Discourse yang mengangkat tema “Academic Writing and Publishing”. Sesi ini berfokus pada metodologi penelitian, teknik penulisan ilmiah, strategi publikasi artikel pada jurnal bereputasi, serta penguatan budaya akademik di lingkungan perguruan tinggi.
Narasumber yang hadir dalam sesi ini adalah Associate Professor Dr. Muhammad Khairi Mahyuddin, Associate Professor Dr. Masithah Sulaiman, Dr. Suhailiza Md. Hamdani, Dr. Nik Suhaida Nik Abdul Majid, Associate Professor Dr. Muh. Hanif, M.A., serta Dr. Johar Alimudin. Jalannya diskusi dipandu oleh Dr. Ellen Prima.
Melalui penyelenggaraan International Seminar and Intellectual Discourse 2026, Pascasarjana UIN Saizu semakin meneguhkan komitmennya sebagai pusat pengembangan keilmuan yang berorientasi global tanpa meninggalkan akar keilmuan Nusantara. Kegiatan ini juga menjadi langkah strategis dalam memperluas kerja sama internasional, meningkatkan kapasitas akademik sivitas akademika, serta mendorong lahirnya publikasi ilmiah berkualitas yang mampu berkontribusi pada perkembangan ilmu pengetahuan di tingkat nasional maupun internasional.
